Minggu, 29 Maret 2026

KULIAH VII KULIAH KRITISI RADIOGRAF: RADIOOPAK VS RADIOLUSEN

 Radiopaque adalah struktur yang menyerap sinar-X dalam jumlah besar, sehingga hanya sedikit radiasi yang mencapai detektor. Akibatnya, area tersebut tampak putih atau terang pada radiograf. Struktur yang bersifat radiopaque biasanya memiliki densitas tinggi atau nomor atom besar.

Contoh struktur radiopaque:

  • Tulang (iga, vertebra)
  • Logam (implant, peluru, sekrup)
  • Bahan kontras yang mengandung barium atau iodin
  • Kalsifikasi

KULIAH VI KRITISI EVALUASI RADIOGRAF: PROSES TERBENTUKNYA GAMBAR

 Interaksi sinar-X dengan jaringan merupakan prinsip fisika utama yang menentukan bagaimana gambar radiograf terbentuk. Ketika sinar-X yang dihasilkan dari tabung radiografi melewati tubuh pasien, berkas radiasi tersebut akan mengalami beberapa kemungkinan interaksi, yaitu diteruskan (transmisi), diserap (absorpsi), atau dihamburkan (scatter) oleh jaringan tubuh. Tingkat interaksi ini bergantung pada densitas jaringan, nomor atom unsur penyusun jaringan, serta energi sinar-X yang digunakan. Jaringan yang lebih padat dan memiliki nomor atom lebih tinggi, seperti tulang, akan menyerap lebih banyak sinar-X dibandingkan jaringan lunak atau udara.


KULIAH V KRITISI EVALUASI RADIOGRAF: "IMAGE BEFORE INTERPRETATION"



 Image Before Interpretation adalah prinsip dasar dalam radiologi yang menyatakan bahwa:

Kualitas teknis gambar radiologis harus dievaluasi terlebih dahulu sebelum dilakukan interpretasi atau diagnosis.

Prinsip ini penting karena banyak kelainan pada radiograf sebenarnya dapat disebabkan oleh kesalahan teknik pemeriksaan, bukan oleh penyakit.

Mengapa Prinsip Ini Penting?

Radiografi adalah gambaran bayangan dua dimensi dari struktur tiga dimensi, sehingga banyak faktor teknis dapat memengaruhi tampilan gambar.

Kamis, 05 Maret 2026

KULIAH VI TEKNIK DASAR USG: INTERPRETASI GAMBAR ULTRASONOGRAFI

 1. Prinsip Dasar Interpretasi

Interpretasi gambar USG didasarkan pada pantulan gelombang suara (echo) dari berbagai jaringan tubuh. Setiap jaringan memiliki sifat akustik yang berbeda sehingga menghasilkan tingkat kecerahan yang berbeda pada gambar.

Semakin kuat pantulan gelombang suara, maka gambar akan tampak lebih terang. Sebaliknya, jika pantulan lemah atau tidak ada pantulan, gambar akan tampak lebih gelap.