Skip to content
About these ads

SISTEM EKONOMI KOMANDO

sistemekonomikomando_thumb.jpg

Sistem Ekonomi Komando. Sistem ekonomi komando ini disebut juga dengan sistem ekonomi terpusat dan tersentralisasi. Dalam sistem komando, jumlah dari jenis barang yang harus diproduksi tertentu oleh pemerintah. Pemerintah mengatur dan merencanakan alternatif penggunaan faktor produksi yang terbatas, misalnya, jika pada masa tertentu dibutuhkan banyak mesin traktor, maka fakor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang lain (misalnya mobil) dialihkan untuk memproduksi traktor. Biasanya pada sistem komando dibentuk badan perencanaan ekonomi pusat. Badan itu akan menentukan jenis dan jumlah barang-barang yang harus dihasilakan oleh berbagai unit produksi yang ada dalam negara itu. Oleh sebab itu, sistem komando memungkinkan pemerimtah untuk menyusun dan menyelengarakan program-program besar dan bersifat massal.sistem ekonomi komando

Dalam sistem ini pemerintah mempunyai kuasa yang besar terhadap faktor- faktor produksi karena sebagian besar modal dan alat produksi lainnya dimiliki oleh pemerintah. Seluruh kegiatan ekonomi diatur dan dikendalikan oleh pemegang kekuasaan (pemerintah). Pemerintah mendata kebutuhan, produksi, dan pendistribusiannya.

Kegiatan-kegiatan pemerintah tidak selalu didasarkan pada usaha untuk mencari keuntungan atau mencapai tingkat efisiensi yang tinggi. Keadaan tersebut memungkinkan pemerintah untuk mengunakan semua tenaga kerja yang terdapat dalam perekonomian dan mentolerir adanya pengangguran tersamar atau orang bekerja hanya beberapa jam sehari. Dengan demikian pada sistem komando, penganguran dapat dihapuskan dan distribusi pendapatan lebih mudah disesuaikan dengan kehendaki.

Kelebihan sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut:

  • Pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap perekonomian.
  • Relatif mudah melakukan pemerataan pendapatan dan pengendalian harga.
  • Relatif mudah menentukan dan melaksanakan produksi dan distribusi barang.
  • Pengangguran dapat dieleminasi.

Kelemahan sistem ekonomi komando:

  • Kurang menghargai dan memperhatikan karya cipta pribadi atau perseorangan. Setiap orang harus menerima dan menjalankan semua keputusan yang diambil oleh pemerintah, tanpa mempersoalkan apakah orang setuju atau tidak.
  • Konsumen tidak selalu memperoleh barang dan jasa yang sesuai dengan keinginan. Pemerintah memutuskan apa yang harus diproduksi, dan ini belum tentu sama dengan yang diinginkan oleh masyarakat.
  • Pemerintah pada prakteknya kesulitan untuk menghitung semua kebutuhan masyarakat dan besarnya biaya kegiatan produksi secara sentral, karena keseluruhan masalah perekonomian sebenarnya sangat kompleks.

Baca Juga:

BRAZIL-MARKET/SISTEM EKONOMI TRADISIONAL.psd SISTEM EKONOMI CAMPURAN.psd sistem ekonomi komando.psd AX032928

About these ads
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.557 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: