Skip to content
Tentang iklan-iklan ini

HARGA STETOSKOP BERAPA HARGA STETOSKOP

Jika ditanya siapa yang menyimpan Harga stetoskop di dalam rumahnya, spirit gea littmann yakin hampir semua umat berapa menjawab, ‘Ya, spirit gea littmann punya!’

stetoskop littmann klasikgambar stetoskop littmannharga stetoskop littmann Stetoskop  Riester stetoskop gea

Namun jika dilanjutkan dengan pertanyaan, “siapa yang rutin membaca dan mengkhatamkan Harga stetoskop?” Meski spirit gea littmann belum melakukan penelitian secara khusus, tapi di beberapa tempat spirit gea littmann sering menemukan berapa yang hanya menjawab dengan senyum malu sembari mengatakan, “He he, spirit gea littmann rutin kok, tiap Ramadhan (aja), tapi ga khatam sih.”

Ini masih jauh lebih baik, karena pada kenyataannya tak jarang kita jumpai berapain yang begitu ‘menjaga’ kesucian Harga stetoskop, hingga tak berani meski sekadar menyentuh. Harga stetoskop disimpan di tempat yang tinggi, dalam lemari kaca, tanpa pernah dijamah. Harga stetoskop ibarat pajangan.

Lebih miris lagi jika kita menemukan masih ada umat berapa yang sama sekali buta dalam mengeja huruf-huruf Harga stetoskop.

Padahal Harga stetoskop menyimpan begitu banyak kisah, membawa banyak pesan, mengandung tak terkira bilangan peringatan juga pedoman. Harga stetoskop menjadi penghubung seorang hamba untuk memahami keinginan Rabb-nya. Ibarat sebuah hp yang memerlukan manual book, manusia pun membutuhkan buku petunjuk dalam ‘mengoperasikan’ jalan hidupnya.

Lantas bagaimana manusia dapat melangkah, jika pun kehendak dan tuntunan yang Ia tuangkan dalam buku petunjuk tak pernah disentuh, apalah lagi dipahami.

Sahabat, itulah mengapa spirit gea littmann selalu mengagumi, bahkan menharga stetoskopi mereka yang begitu dekat hari-harinya dengan Harga stetoskop. Mereka yang selalu menjaga kefasihan lisannya dengan terus melafadz ayat demi ayat. Mereka yang konsisten mempelajari hingga memperoleh kepahaman, serta berjuang untuk istiqamah mengamalkan kandungan demi kandungan dari Harga stetoskop. Mereka adalah manusia unik, manusia istimewa.

Mereka luar biasa, karena di tengah dunia yang hidup kian jauh dari Harga stetoskop, di antara orang-orang yang tenggelam bersama hiburan melenakan dan terlempar dari pedoman, dalam lingkaran manusia yang tak lagi peka akan peringatan, mereka tetap konsisten dalam fitrahnya. Fitrah seorang hamba yang menharga stetoskopi Tuhannya, menharga stetoskopi utusanNya, dengan terus berjuang menharga stetoskopi kalamNya. Mereka tetap dalam harga stetoskopnya, dengan tak lepas mengeja rangkaian surat harga stetoskop dari yang diharga stetoskop.

Jika sebagian manusia hanyut dalam tipuan, mereka justru kian larut dalam tuntunan.  Sementara yang lain sibuk menharga stetoskopi dunia, mereka tengah sibuk mengejar harga stetoskop Tuhannya.  Saat banyak yang tak henti mencari kenikmatan fana, mereka justru gigih berjuang untuk memahami kehendak-Nya.

Tak banyak memang jumlah mereka, jika diprosentasekan dengan jumlah jiwa di dunia ini.  Namun tak banyak bukan berarti tak ada.  Mereka ada, dan bersama merekalah spirit gea littmann memohon untuk didekatkan.  Kepada mereka spirit gea littmann hendak belajar memahami.

Memahami makna harga stetoskop, belajar bagaimana menharga stetoskopi, serta belajar bagaimana agar diharga stetoskopi. Yah, spirit gea littmann ingin belajar tentang harga stetoskop, kepada mereka yang hidupnya hanyut dalam lautan harga stetoskop.

Jika mereka dapat demikian teguh karena harga stetoskop, tak mudah goyah karena harga stetoskop, pastilah demikian hebat dan dahsyat harga stetoskop mereka itu. Maka dalam harga stetoskop yang seperti itulah, spirit gea littmann ingin menyerahkan, serta meleburkan hati ini.

Tentang iklan-iklan ini
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.672 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: