Skip to content
Tentang iklan-iklan ini

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Investasi bukan Biaya

Oleh: Harry Wahyudhy Utama, S.Ked
Perusahaan selama ini dianggap sebagai biang rusaknya lingkungan, pengeksploitasi sumber daya alam, hanya mementingkan keuntungan semata. Kebanyakan perusahaan selama ini melibatkan dan memberdayakan masyarakat hanya untuk mendapat simpati. Program yang mereka lakukan hanya sebatas pemberian sumbangan, santunan dan pemberian sembako. Dengan konsep seperti ini, kondisi masyarakat tidak akan berubah dari kondisi semula, tetap miskin dan termarginalkan.
Tanggung jawab perusahaan memberikan konsep yang berbeda dimana perusahaan tersebut secara sukarela menyumbangkan sesuatu demi masyarakat yang lebih baik dan lingkungan hidup yang lebih bersih. Tanggung jawab sosial dari perusahaan (Corporate Social Responsibility) didasarkan pada semua hubungan, tidak hanya dengan masyarakat tetapi juga dengan pelanggan, pegawai, komunitas, pemilik, pemerintah, supplier bahkan juga kompetitor.
Menurut Bank Dunia, Tanggung jawab sosial perusahaan terdiri dari beberapa komponen utama: perlindungan lingkungan, jaminan kerja, hak azasi manusia, interaksi dan keteribatan perusahaan dengan masyarakat, standar usaha, pasar, pengembangan ekonomi dan badan usaha, perlindungan kesehatan, kepemimpinan dan pendidikan, bantuan bencana kemanusiaan.
Citra perusahaan di mata masyarakat sangat berpengaruh terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Teknologi informasi sekarang ini memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi dari berbagai penjuru dunia. Jika satu perusahaan tidak menunjukkan komitmen sosial yang baik di suatu daerah, informasi ini akan cepat tersebar luas ke berbagai penjuru dunia. Akibatnya akan terbentuk citra yang negatif. Sebaliknya, jika perusahaan menunjukkan komitmen sosial yang tinggi terhadap kegiatan kemanusiaan, pelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, pendidikan, penanggulangan bencana alam, maka akan terbentuk citra positif yang positif.
Salah satu bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan adalah community development. Perusahaan yang mengedepankan konsep community development lebih menekankan pembangunan sosial dan pembangunan kapasitas masyarakat sehingga akan menggali potensi masyarakat lokal yang menjadi modal sosial perusahaan untuk maju dan berkembang. Selain dapat menciptakan peluang-peluang sosial-ekonomi masyarakat, menyerap tenaga kerja dengan kualifikasi yang diinginkan, cara ini juga dapat membangun citra sebagai perusahaan yang ramah dan peduli lingkungan. Selain itu, akan tumbuh trust (rasa percaya) dari masyarakat. Sense of belonging (rasa memiliki) perlahan-lahan muncul dari masyarakat sehingga masyarakat merasakan bahwa kehadiran perusahaan di daerah mereka akan berguna dan bermanfaat.
Dengan adanya citra positif ini, maka perusahaan akan lebih mudah memperoleh kepercayaan dari tiap-tiap komponen masyarakat. Perlu dilakukan beberapa langkah strategis guna mendapatkan citra yang positif ini, diantaranya komitmen antara pimpinan dan bawahan untuk mewujudkan setiap tanggung jawab sosial perusahaan dalam setiap kegiatan bisnisnya. PT. Newmont sebagai contohnya, untuk mengembalikan citra positif mereka akibat dugaan pencemaran di teluk buyat, PT. Newmont berkomitmen melanjutkan kegiatan reklamasi, pemantauan dan pengelolaan lingkungan terutama pengujian toksisitas terhadap larutan talling agar tidak melewati ambang batas dan tidak mencemari biota laut. Selain itu, PT Newmont telah menciptakan lapangan kerja, mengembangkan usaha masyarakat, pembangunan sarana jalan dan memberikan program pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Strategi lainnya adalah pihak perusahaan secara terbuka membangun kemitraan dengan berbagai kalangan dan organisasi termasuk LSM yang profesional secara terbuka. Pimpinan perusahaan juga harus mampu menyampaikan informasi secara terbuka dan transparan sesuai dengan kapasitas mitranya.
Selain itu, perlu dibentuk departemen tersendiri yang menjalankan tanggung jawab sosial mereka seperti sebuah perusahaan yang berbasis di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau yang membentuk departemen tersendiri yang disebut Program Pemberdayaan Masyarakat Riau (PPMR) yang dipimpin oleh pejabat setingkat direktur.
Menurut hasil riset PIRAC (2003), bidang yang paling banyak diprioritaskan oleh kalangan dunia usaha adalah pelayanan kesehatan (82%), keagamaan (61%) dan pendidikan (57%). Derajat kesehatan sangat menentukan tingkat produktivitas karyawan perusahaan maupun kemampuan masyarakat untuk meningkatkan pendidikan maupun pendapatan keluarga. Perusahaan di Indonesia harus mulai mengusung aktivitas tanggung jawab sosial mereka terutama bidang kesehatan, seperti revitalisasi posyandu, pendidikan keluarga sehat, pencegahan penyakit, program sanitasi dan program lainnya secara berkala dan berkesinambungan.
Bukan itu saja, prioritas di bidang kesehatan juga mencakup kesehatan dan keselamatan kerja. Hendaknya perusahaan memiliki komitmen untuk mencapai standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja terutama pada pekerjaan yang berpotensi menimbulkan bahaya, penyakit dan kecelakaan kerja. Kemudian menciptakan suatu kondisi yang mendekati “Zero Harm” bagi karyawan, mitra kerja, masyarakat di lingkungan kegiatannya, serta menjadi pemimpin dalam praktik pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam. Pemeriksaan kesehatan dan pemantauan lingkungan harus dilakukan secara berkala terhadap paparan dalam jangka panjang.
Dr. Tan Malaka, seorang spesialis di bidang okupasi kerja menyatakan bahwa dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan pemantauan lingkungan, maka biaya yang dikeluarkan sebenarnya jauh lebih kecil daripada membayar biaya pengobatan seluruh karyawan dan ganti rugi perbaikan lingkungan. Dengan begitu, berarti perusahaan tidak membuang-buang uang. Selain produktivitas karyawan tetap terjaga, citra positif dimata masyarakat akan mulai dirasakan oleh perusahaan.
Inilah yang dilakukan oleh PT Newmont Nusa Tenggara yang pada tahun 2004 menerima Sertifikat Emas dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai wujud pengakuan terhadap prakarsa pencegahan kecelakaan dan kinerja keselamatan yang dicapainya pada tahun 2003.
Kita berharap, semoga tanggung jawab sosial perusahaan ini bukan hanya ingin mendapatkan kesan baik semata, tetapi lebih kepada suatu niat baik perusahaan sebagai salah satu bagian dari masyarakat.

Tentang iklan-iklan ini
53 buah komentar Post a comment
  1. Waduh panjang amat makalahnya dik, Newmont kalau di US harus bayar mahal ga sekedar menaikkan citra saja, hebat di Indo malah dapat penghargaan, emang orang Indo itu pelupa kok, itulah bagusnya.

    Salam kenal ya

    Februari 7, 2007
  2. he..he….
    itulah yang terjadi di indonesia mbak
    di indonesia sendiri belum ada hukum yang mengikat mengenai CSR ini, jadi saat ini hanya bersifat tanggung jawab dan kepedulian aj
    Orang indo itu pelupa? iya mbak bener…
    klo ada banjir di jakarta, lupa
    klo ada edi tanzil, lupa
    klo pak munir mati dibunuh, lupa
    klo rakyat indonesia 80% masih miskin, juga lupa..
    emang aneh negara ini ya mbak ya?

    tapi sebagian besar tidak lupa pada satu hal
    klo ada yang berutang, jangan harap bakal lupa….
    sampe lebaran monyet dikejer-kejer terus…he..he… :)

    Februari 8, 2007
  3. mau minta ijin ngutip sedikit artikelnya bwt tugas skolah nih…

    Februari 22, 2007
  4. boleh… knapa gak boleh…..

    Februari 23, 2007
  5. Alangkah bagusnya bila mas harry daftarkan postingan ini di

    http://muhshodiq.wordpress.com/2007/02/28/pendaftaran-%e2%80%9ctop-posts%e2%80%9d-jan-feb-2007/

    pada kategori Valuable dan kategori lain yang relevan.

    Maret 2, 2007
  6. makasih mas buat sarannya

    Maret 6, 2007
  7. anto #

    Sebenarnya yang mempengaruhi citra perusahaan tu apa saja sech

    Maret 23, 2007
  8. buat anto…
    ada banyak point yang sangat mempengaruhi citra suatu perusahaan dimata masyarakat, pemerintah dan internasional…
    keberhasilan membangun citra yang baik dari suatu perusahaan secara tidak langsung berarti membangun nama baik perusahaan tersebut.
    terbentuknya citra yang baik berarti perusahaan telah berhasil membangun suatu sarana promosi yang paling baik yang menjamin keberhasilan mereka untuk bersaing dengan perusahaan lain

    Maret 26, 2007
  9. Seperti CSR, Public relation ama marketing jadinya malah bisa jadi satu departemen ya. Ada banyak perihal yg bisa diiriskan dari tugas dan target2nya.

    Maret 30, 2007
  10. saya setuju mas..
    tetapi kebanyakan perusahaan di Indonesia masih menganut sistem “birokrasi bertingkat”, jadi bila dibuat satu atap takut tidak efisien korupsinya.. h..he…

    Maret 31, 2007
  11. loe2x #

    Thank’s atas artikelnya ya…coz aq dah aman bisa ngumpulin tugas dech….

    April 3, 2007
  12. mira #

    Artikelnya menambah wawasan saya tentang CSR. Terus kembangkan ya? saya jg sedang menarik benang merahnya dengan tugas PR dalam kampanye CSr

    April 4, 2007
  13. @loe2x
    sama-sama… moga tugasnya dapet nilai gede…

    @mira
    benang merah ny jangan sampe putus ya…:)

    April 6, 2007
  14. hikma #

    aku mau nanya neh…. CSR itu bagian2nya apa aja sih selain commdev, commrel,,??
    trus CSR itu beda ya dgn commdev??bls ya..thx

    Juli 6, 2007
  15. Ady #

    Artikelnya bagus, CSR merupakan salah satu yang mempengaruhi citra dari perusahaan tersebut dan memberikan hal yang positif bagi perusahaan itu sendiri, karena sifatnya csr adalah implementasi dari rasa tanggung jawab perusahaan yang lebih kearah kepedulian dan sosial..
    Tapi…
    Kadangkala hanya CSR dijadikan alat untuk mendapatkan sanjungan maupun keuntungan tanpa perusahaan memperhatikan layanan terhadap konsumennya sendiri (baik dari sisi layanan produk/jasa), dan itu yang seringkali terjadi di Indonesia…

    September 26, 2007
  16. fahrur rozy #

    saya sepakat dengan program CSR, tapi jangan lupa bahwa semua perusahan itu orientasinya materi yakni laba yang sebesar-besarnya, lalu jika seperti itu apa tidak terkesan program CSR cuma salah satu bentuk ‘cari aman’ dari suatu perusahaan?

    Desember 17, 2007
  17. yusdiarisurya #

    Ass. Wr. Wb. Salam kenal mas, saya adalah staf comdev disalah satu perusahaan pertambangan. Untuk lebih memperkenalkan tanggung jawab sosial perusahaan serta kegiatan pengembangan masyarakat saya mencoba untuk membuat suatu forum mengenai program pengembangan masyarakat yang dapat dilihat disini http://forumpengembanganmasyarakat.wordpress.com/

    Mohon saran serta masukan untuk perbaikan forum ini sehingga dapat bermanfaat bagi kita semua.

    regards

    yusdi ari surya

    Januari 2, 2008
  18. @ady
    @fahrurozy
    betul!!! kadang kala CSR itu hanya digunakan untuk membangun citra atau “topeng” semata
    karena begini, beberapa perusahaan justru menyalahgunakan CSR untuk cari aman dan dapat mengeruk sumber daya alam maupun manusia lebih banyak lagi.

    @yusdiarisurya
    ok, tak liat kesana :)

    Januari 3, 2008
  19. tulisan ini jelas sangat membantu kami dalm upaya mengawal implementasi CSR di wilayah kami. Pejabat publik (pemerintah daerah) harusnya sering-sering membaca tulisan-tulisan seperti ini, biar ga “bodoh” dan main caplok hak orang miskin.

    maju terus rakyat Indonesia…
    ketua Kelompok Masyarakat Peduli
    Yusep Ahmad Ichsan

    Februari 13, 2008
  20. yudha #

    artikelny sgt membantu skali untuk sy.trims….

    Maret 20, 2008
  21. @yusep ahmad
    itulah indonesia…. sukanya dibodohin ama orang sendiri apalagi dari luar sono:)
    @yudha
    ok deeh……

    Maret 20, 2008
  22. nonet #

    boleh dijadikan referensi KTI neeeee……

    Maret 24, 2008
  23. mo numpang baca bentar ya…
    boleh kan ada tugas dari kampus soalx…. ok!!!!

    Maret 25, 2008
  24. beby #

    mas harry, aku minta artikel tentang CSR donk… kalo ada yang mengenai teori-teori CSR… lagi bikin skripsi ni mas… hehehe…krm ke emailku yap. matur nuwun

    Maret 29, 2008
  25. @nonet
    boleh… tapi jangan lupa cantumkan nama saya ya..
    dr. Harry Wahyudhy Utama, ok…. (majukan gerakan tidak sembarang copy paste) :)
    @wahyu
    boleh wahyu..silahkan….
    @beby
    wah..beb kalu yang itu mah cari sendiri dong…. (maksudnya gak ada bahannya neeh…he..he..)

    Maret 30, 2008
  26. juni #

    wah memang menarik kalo ngomongin csr di negara kita dimana csr sendiri di Indonesia belum ada pakemannya. Emang indikator untuk mengukur csr sendiri itu apa sich Mas? Soalnya aku juga lagi metpen temanya tentang csr tapi belum tau indikator pengukuran csr sendiri itu apa? kalo mas tidak keberatan saya minta petunjuk sama yang lebih tau….he..he..he..

    Mei 8, 2008
  27. buddy #

    Minta bahan nya ya bt bahan thesis saya semoga bisa sharing kl penerapan CSR di indonesia sudh bagus apalagi telah diatur dalam UU Perseroan terbatas yang baru i dlm pasal 74 dimana pengaturannya menurut sy masih mengambang karena tujuan dari proses ini masih ditujukan kepada perusahaan yg melakukan eksploitasi SDA kita sehingga masih belum tercakup tetapi kemajuan bisnis membuat CSR itu bagian dari Value mereka.cth perusahaannya Newmonth, antam, dll.

    Mei 11, 2008
  28. @juni
    indikator? wah sama, kami juga belum ada yang tau, memang belum ada indikatornya…. tapi jika ada diantara rekan ada yang tahu jangan lupa kami diberi tahu
    @buddy
    menurutku CSR di indonesia itu hanya sebatas suatu program balas budi perusahaan, bukan ‘responsibility’

    Mei 11, 2008
  29. ycahyatie #

    kita dari badan penanaman modal dan perizinan di bandarlampung juga lagi belajar csr nih. gimana membuat csr benaar-benar jadi kewajiban bagi perusahaan.kalo bisa dibuat perangkat hukumnya sebagai turunan dari UU PT yang baru.biar masyarakat sekitar bisa merasakan benefit lebih dari keberadaan si PT itu di daerahnya. targetnya sih kearah usaha kecil menengah.bantu saran sama doa dunk.

    Mei 21, 2008
  30. @ycahyatie
    benar,, harus ada perangkat hukum dan UU PT, jangan hanya sebatas program balas budi tanpa ada indikator dan pakemnya!
    Singkat saja, jika ingin disebut -responsibility- , si PT berani gak memberikan pinjaman tanpa bunga pada usaha kecil menengah, dan menjadikan UKM ini rekanan kerja si PT tentu saja hal ini akan bersifat berkesinambungan dan terus menerus. nah, coba yang itu dulu,,, berani gak? :)

    Mei 22, 2008
  31. DeeDee.... #

    ikutan nimbrung donk………..pak guru saya mau tanya menurut bapak perusahaan apa yang memiliki kegiatan CSR yang paling menonjol??saya agak ketinggalan berita ni pak..sebenernya UU mengenai CSR sudah di sah kan blm??ini penting bgt buat tambahan skripsi saya..makasi ya atas bantuannya…

    Mei 23, 2008
  32. @deedee
    nah, itu kalo kita mau cari siapa yang the best, harus gimana …
    Pakemnya aja belum ada, kalo nanya yang menonjol, yang sering tampil di iklan-iklan lah, walaupun belum tentu mereka baik CSRnya..

    Mei 24, 2008
  33. nelly #

    mas mo tanya nich, komponen utama CSR yg paling gampang utk dihitung efeknya dilihat dari laporan keuangannya,dari perusahaan go public di indonsia (yg udah nerapin CSR) yan mana yg paling gampang? blibet ya kalimatnya, soalny aq juga bingung

    September 18, 2008
  34. @nelly
    itulah nelly, belum ada penelitiannya…belum juga ada yang membuat statistiknya… mungkin beberapa tahun kedepan baru ketahuan yang mana yang terbaik, tapi yang pastinya bukan data dari dalam negeri..
    kita tunggu saja dari negara-negara yang berkembang seperti kita yang telah terlebih dahulu menerapkan CSR

    September 26, 2008
  35. vivie #

    kalo teori csr oleh Philip cotler ada ga say…?mo…dunk..coz u/tugas campus nechhh
    Kalo bisa ama teori corporate communiacation o/Paul Argentie y…thx b4

    Oktober 5, 2008
  36. pie #

    om….. kaciy contoh perusahaan en CSRx dunlzzzzz……

    November 3, 2008
  37. anggi #

    mas herry minta teori tentang CSR dung…lagi skripsi ttg CSR lembaga pemerintahan ne…makasi ya mas hery..tx..ditunggu di email saya ya mas..:)

    November 4, 2008
  38. reza #

    mas, saya reza… saya mau nanya tentang contoh kasus perusahaan yang bertanggung jawab atas pelanggan atau konsumen…….tolong ya mas,,, kalau mas bersedia… saya tunggu jawabannya di e-mail sya

    November 14, 2008
  39. qyu #

    makasih bgt artikwlnya mas,,,,,
    ngebantu bgt bt kita yang lg belajar PR,,,
    minta ijin ngambil tulisannya,,,hehe
    bt referensi..thx

    November 25, 2008
  40. apunk #

    Weh…weh…weh… segalanya pasti susah kalo CSR MISKIN tpi ngga’ mau sadar!!! Kan itu milik QT???

    Desember 6, 2008
  41. Weh…weh…weh… segalanya pasti susah kalo PERUSAHAAN MISKIN tpi ngga’ mau SADAR!!! Kan itu milik QT???

    Desember 6, 2008
  42. ade #

    maaf, saya mau mengutip artikelnya ya..
    untuk pemenuhan tugas kuliah..
    terima kasih.

    Desember 13, 2008
  43. Susi #

    Minta ijin ngutip tulisan nya buat bhn skripsi.. Tks ya..

    Desember 16, 2008
  44. srikandi-kalem #

    makasih informasinya bermanfaat buat nambah wawasan nyusun oret-oret and boleh di copy khan. Tx

    Maret 17, 2009
  45. lala #

    mas, sy izin ngutip tulisannya buat bhn skripsi y.. tx alot.

    Maret 27, 2009
  46. Artikel yang bagus. Kenalin saya kiki. Sekarang saya sedang mencari banyak referensi tentang Tanggung Jawab Sos Perus khususnya mengenai Cara Perusahaan Menjamin Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kepada Pelanggan. Bila punya info tersebut, sangat diharapkan untuk diinformasikan ke kiki melalui rizkyyuliani@yahoo.com

    Terima kasih kak harry.

    Mei 12, 2009
  47. bagus banget mas artikelnya……

    April 7, 2010
  48. yah memang CSR itu harusnya dianggap investasi bukan biaya, toh nama perusahaan mereka jadi terangkat dan masyarakat mengetahui eksistensi perusahaan itu. bagus banget tulisanna. trims

    Juni 21, 2010
  49. wenda #

    ngutip bwt tgs makalah,y,mas…

    September 18, 2010
  50. dwi #

    mau minta ijin ngutip sedikit bwt tgs,y Om.. tq

    Januari 6, 2011

Trackbacks & Pingbacks

  1. Pemilihan Top Posts Jan-Feb 2007 « M Shodiq Mustika
  2. NUNUOCE'S BLOG
  3. NUNUOCE'S BLOG

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.848 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: